SISWA SMKN 5 PONTIANAK JADI ANGGOTA PASKIBRAKA NASIONAL

Admin Minggu, 10/08/2014 Utama 201 hits

Shafira Maulidya merupakan salah seorang siswa SMK Negeri 5 Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2014.

"Saya mohon dukungan masyarakat Kota Pontianak dan Kalbar umumnya agar selalu sehat sehingga bisa menjalankan kewajiban saya sebagai anggota Paskibraka," kata Shafira Maulidya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (9/8).

Shafira lolos mulai dari tahapan seleksi dari tingkat Kota Pontianak, kemudian tingkat Provinsi Kalbar, dan akhirnya lolos hingga tingkat nasional.

Shafira Maulidya lahir di Pontianak, 7 Juli 1998. Dia bertekad mengikuti jejak kakak-kakaknya yang sebelumnya juga pernah terpilih sebagai anggota Paskibra nasional dan Paskibra tingkat propinsi.

Dia melewati seleksi tingkat nasional yang berlangsung dua hari (29-30 Juli 2014), yang diikuti oleh peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.

Setelah terpilih, Shafira langsung mengikuti pelatihan bersama seluruh anggota Paskibra Nasional lainnya.

"Ini merupakan kebanggaan tersendiri untuk saya, dan saya juga senang bisa membawa harum nama Kota Pontianak," ungkapnya.

Sebelumnya, ada empat orang pelajar asal Kalbar yang mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional. Dan Shafira Maulidya bersama satu orang pelajar putra asal Kabupaten Sambas terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional tahun ini.

Nantinya putra-putri terbaik asal Kalbar itu akan bergabung mengibarkan bendera merah putih di Istana Negara tanggal 17 Agustus 2014. (bus/ant)

sumber: https://skalanews.com/berita/nasional/daerah/187533-siswa-smkn-5-pontianak-jadi-anggota-paskibraka-nasional-


: tanpa label

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

Kolom Guru

  • Data tidak atau belum tersedia.

MUTIARA HADIST

"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan." Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin